Kutatap langit tiada cahaya
Di dingin nya pagi menerpa wajah
Angin bertiup selembut sutra
Seakan ridho pada yang kuasa..
Kutanya kembali,
Dimana kau bersembunyi
wahai yang punya cahaya...
Masihkah kau ada....
Ataukah kau
tetap setia Bersembunyi...
Akan kah kau kalah, atau memang mengalah..
Lihatlah ..
Lihat kawan
Pohon dan rerumputan hijau seolah bergembira
Karena mendapatkan suatu kesenangan yang tiada Tara...
Lihat lah teman,
mereka..
Hijau
sejuk
Segar dipandang mata...
Selalu Menghias alam semesta,
Adakah syukur yang kau lihat di sana..
Haha...
Mereka tak pernah mengeluh.
Karena mereka selalu memberi bukan hanya menerima.
Pujangga berteduh di warung pinggir jalan karena hujan menerpa

Wahhh berpuisi bisa berpantun bisa berfiksi bisa mantab jadikan saya muridmu kawan
BalasHapusMasih banyak belajar kawan, mari kita sama sama belajar
Hapus